Paru-Paru Anak Tidak Punya Tombol Reset
Dapur bisa nyala lagi. Kantin bisa buka lagi. Paru-paru anak yang rusak tidak.
"Kalau asap masuk paru-paru anak, yang rugi bukan cuma kantin, Pak."
Di Palangka Raya, udara berstatus "sangat tidak sehat" dan anak-anak batuk di depan gerbang. Pertanyaannya sederhana: kenapa sekolah tidak libur? Jawaban dari ruang rapat juga sederhana: "kalau sekolah libur, dapur-dapur MBG mati, kantin-kantin mati."
Komik ini menaruh dua hal berhadapan: keberlangsungan program dan paru-paru anak. Data ISPA naik, dokter mengingatkan PM2.5, negara tetangga sudah menutup ratusan sekolah karena jerebu — sementara di sini alasannya masih soal dapur. "Perut bisa diisi besok. Paru-paru rusak bisa ikut bertahun-tahun."
Akhirnya PJJ diberlakukan 31 Agustus 2026, dan itulah nada penutupnya: program yang baik menyesuaikan bencana, bukan bencana yang disuruh menyesuaikan program. Dapur bisa nyala lagi; paru-paru anak yang rusak tidak punya tombol reset.
Sumber & referensi
Bagian ini memuat rujukan faktual yang menjadi konteks karya. Satire dan opini tetap merupakan interpretasi kreatif redaksi.
-
01
↗
Data Kasus ISPA dan Dampak Kesehatan Kabut Asap
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Rujukan resmi data penyakit akibat kabut asap dan panduan perlindungan kelompok rentan, termasuk anak. -
02
↗
Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) dan Sebaran Asap
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)
Pemantauan kualitas udara, ISPU, dan sebaran asap karhutla per wilayah. -
03
↗
Kebijakan Pembelajaran pada Situasi Darurat
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Rujukan mengenai penyesuaian pembelajaran (termasuk PJJ) saat bencana dan keselamatan warga sekolah.
0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menanggapi.