Anak, Cucu, Cicit BUMN
BUMN dirampingkan dari keluarga besar berisi induk, anak, cucu, dan cicit. Rakyat menunggu manfaatnya, bukan silsilahnya.
Satire boleh tajam. Fakta tetap harus jelas.
EDISI 30.08.2026BUMN dirampingkan dari keluarga besar berisi induk, anak, cucu, dan cicit. Rakyat menunggu manfaatnya, bukan silsilahnya.
Data menyebut Bu Slameti lebih sejahtera. Atap bocor, tagihan, sekolah, dan obat berkata lain.
MBG menyeberang sungai dengan perahu, sementara murid meniti tali. Bukan menolak makan—mereka hanya meminta jalan yang aman.
Piring MBG dibandingkan dengan sesajen dan menjadi viral. Bu Rini mengingatkan: anak membutuhkan gizi nyata, bukan sekadar fo...
Seorang pedagang hanya ingin menutup toko. Ketika kekerasan datang, negara justru sibuk menghaluskan kata.
Anak dapat makan gratis lagi. Bapaknya bersyukur — lalu bertanya: negara masuk lewat pintu depan atau lewat dapur?
Pertumbuhan +5,45%, inflasi terkendali, investasi triliunan — dan sebuah dompet yang, katanya, "daerah dataran rendah".
Sebuah RUU terus "disegerakan" sejak 14 Agustus. Yang bergerak cepat cuma bolanya di dalam mesin rapat.
Ide bahan pemadam dari pati singkong muncul di rapat. Sebelum uji lab selesai, namanya sudah jadi: "Ubi Bombing".
Kalau syarat jadi hutan cuma "punya daun", lapangan golf pun lolos pendaftaran.
"Kalau kamu mengkritik MBG, berarti kamu menolak makan." Komik ini membongkar rantai logika itu satu per satu.
Satu layar menyiarkan parade 81 tahun; layar lain menyiarkan tenda pengungsi NTT. "Ini satu negara... kan?"